Sabtu, Mei 2, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Perubahan Iklim, Kelangkaan Pangan, dan Ancaman Ekonomi

shanny ratman Oleh shanny ratman
10/12/2025
in Ekonomi
Waktu Membaca:5 menit membaca
A A
0
0
Dibagikan
3
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

Kondisi dunia menunjukkan bahwa perubahan iklim telah mencapai tingkat yang semakin mendesak. Memasuki tahun 2025, dampaknya sudah terlihat jelas dalam harga makanan, inflasi, dan arah kebijakan ekonomi global. Konferensi iklim COP30 yang berlangsung pada 10-21 November 2025 di Brasil menjadi ajang besar untuk mengevaluasi apakah dunia benar-benar serius dalam menghadapi perubahan iklim dan pemanasan global.

Edisi COP30 tahun ini diwarnai peristiwa tak terduga ketika terjadi kebakaran besar di salah satu gedung pameran menjelang akhir pertemuan, sehingga ribuan peserta harus dievakuasi dan proses negosiasi terpaksa dihentikan sementara.

Beberapa jam sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres baru saja mengajak negara-negara yang hadir untuk mencapai kesepakatan tentang upaya global dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Dalam kesepakatan tersebut, negara-negara maju kembali didesak untuk mendukung komitmen pendanaan iklim agar negara-negara berkembang juga dapat beradaptasi menghadapi ancaman iklim yang semakin meningkat.

Berita Terkait

edit post
Strategi marketing Yakult

Strategi Marketing Yakult: Rahasia Sukses Brand Probiotik yang Bertahan Puluhan Tahun

15/04/2026
edit post
Daftar 5 raksasa

Daftar 5 Raksasa Kurir Indonesia 2025–2026: Siapa Penguasa Pasar Logistik Nasional?

13/04/2026
edit post
Daftar lengkap

Dikira Brand Luar Negeri! Ini Deretan Merek Ternama yang Ternyata Asli Indonesia dan Kepanjangan Namanya Bikin Kaget

13/04/2026
edit post
Jaringan bisnis rumah makan Padang

Jaringan Bisnis Rumah Makan Padang di Indonesia: Mengungkap 3 Kelompok Besar yang Menguasai Kuliner Nusantara

08/04/2026

Namun di balik segala pembahasan teknis di forum internasional,perubahan iklim ternyata langsung memengaruhi kehidupan masyarakat: ketika cuaca ekstrem menyebabkan ketidakstabilan pasokan pangan, masyarakat yang harus menanggung kenaikan harga kebutuhan pokok mereka sendiri.

Dampak ini nyata, dekat, dan terasa langsung di rumah tangga setiap keluarga. Tanpa kita sadari, fenomena seperti melonjaknya harga cabai merah hingga mencapai Rp86 ribu per kilogram dalam beberapa hari terakhir di provinsi Jakarta dan Kalimantan Tengah adalah contoh nyata dari hal tersebut.

Demikian pula dengan kenaikan harga beras yang dipengaruhi oleh cuaca ekstrem, mulai dari banjir hingga kekeringan dan perubahan pola curah hujan, yang menunjukkan bagaimana dampak perubahan iklim mengurangi hasil produksi, dan selanjutnya berdampak pada kenaikan harga di kalangan masyarakat.

Jenis inflasi yang disebabkan oleh kenaikanharga pangan ini kemudian disebut sebagai cost-push inflationyaitu inflasi yang terjadi akibat meningkatnya biaya produksi, bukan karena permintaan yang meningkat.

Jenis inflasi ini lebih berbahaya karena dapat menyebabkan kenaikan harga secara terus-menerus meskipun aktivitas ekonomi tidak sedang berkembang, sehingga mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat, dan dampak lanjutannya bisa mengurangi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

  • Pengawasan Pasar Karbon Akan Diatur Dalam Rancangan Undang-Undang Perubahan Iklim
  • Penelitian CELIOS: Perubahan Iklim Meningkatkan Ancaman terhadap Kesehatan Masyarakat
  • Menteri Lingkungan Hidup: Indonesia Mengembangkan Karbon yang Berintegritas, Siap Mendanai Tindakan Iklim

Perubahan Iklim dan Pengaruhnya terhadap Keuangan Masyarakat

Dampak perubahan iklim semakin terlihat melalui penurunan hasil panen, kenaikan biaya logistik akibat cuaca ekstrem, serta ketidakstabilan produksi pangan. Pada musim panen April-Juni 2025 lalu, BPS mencatat sebanyak 20,7% lahan pertanian memasuki tahap panen, naik 14,5% dibanding tahun 2024.

Namun, potensi panen justru diperkirakan turun 8,6% menjadi 3,4 juta hektare karena curah hujan yang tinggi berisiko mengurangi hasil panen. Selain itu, gagal panen di Kebumen, Jawa Tengah akibat serangan hama patek dan hujan terus-menerus menyebabkan kenaikan harga cabai merah sebelumnya.

Peristiwa ini hanyalah salah satu contoh dari banyaknya faktor yang menunjukkan bahwa cuaca ekstrem akibat perubahan iklim dapat menyebabkan ketidakstabilan produksi dan mengganggu rantai pasok baik di dalam maupun luar negeri.

Dengan meningkatnya tekanan iklim, perekonomian global semakin berhati-hati. Gangguan pasokan yang disebabkan oleh cuaca ekstrem memperumit upaya pengendalian inflasi yang sebelumnya telah dipicu oleh konflik politik dan perang dagang.

Di Indonesia, perubahan iklim telah menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga bahan pangan. Pada masa mendatang, produksi lokal diperkirakan akan terus mengalami fluktuasi karena cuaca ekstrem yang meningkatkan biaya produksi, serta menurunkan…output, serta memicu ketidakstabilan pada berbagai komoditas.

Bila pasokan terganggu, harga akan meningkat dan inflasi pun naik, menimbulkan tekanan tambahan terhadap kestabilan harga di tingkat nasional. Selain itu, kenaikan harga bahan pangan akhirnya akan menyebabkan kenaikan inflasi di berbagai negara, terutama bagi negara yang masih bergantung pada hasil pertanian dari alam atau sistem pertanian yang bersifat ekstensif.

Berdasarkan data inflasi terbaru yang dikeluarkan BPS, kelompok harga yang fluktuatif (volatile food), yang dipengaruhi oleh hasil panen sumber daya domestik yang tidak stabil serta gangguan dalam rantai pasok global menjadi faktor dengan kontribusi inflasi terbesar saat ini.

Kenaikan harga bahan pangan ini tidak hanya berdampak pada tingkat inflasi, tetapi juga mengurangi pendapatan riil masyarakat. Kontribusi kenaikan harga kelompok komponenvolatile foodTentu saja hal ini akan mengurangi daya beli dan memaksa keluarga menghadapi dua pilihan: mengurangi pengeluaran atau mengorbankan dana untuk kebutuhan penting lainnya.

Dengan demikian, perubahan iklim tidak hanya mengganggu hasil pertanian, tetapi juga menambah beban keuangan sehari-hari bagi masyarakat.

Pentingnya Transformasi Sektor Pertanian

Sektor pertanian menjadi yang paling terdampak oleh perubahan iklim. Ancaman baru seperti pengurangan musim tanam, penurunan luas area panen, meningkatnya serangan hama, serta kenaikan biaya produksi, khususnya pupuk, merupakan beberapa faktor yang mengurangi pendapatan para petani.

Selain itu, penting untuk diketahui bahwa berdasarkan data tenaga kerja BPS pada Agustus 2025, sebanyak 28,15% penduduk Indonesia yang bekerja berasal dari sektor pertanian, yang menjadi penyumbang tenaga kerja terbesar.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, penurunan produksi dikhawatirkan tidak hanya menyebabkan kenaikan harga dan memperkuat tekanan inflasi, tetapi juga mengurangi kemampuan beli masyarakat yang berasal dari sektor penyumbang tenaga kerja terbesar.

Untuk memutus siklus ini, perubahan dalam sektor pertanian menjadi kebutuhan yang mendesak. Indonesia harus meningkatkan ketahanan pangan dengan berbagai metode seperti modernisasi sistem produksi, peningkatan dana untuk irigasi, penanaman varietas tanaman yang tahan terhadap iklim, serta pengembangan teknologi yang ramah iklim.

ADVERTISEMENT

Food and Agriculture Organization Organisasi Pangan Dunia (FAO) menekankan bahwa sistem pertanian yang lebih tangguh mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menjaga penghasilan petani terhadap gangguan iklim ekstrem seperti Fenomena El Niño dan La Niña yang sering dialami Indonesia.

Peran Forum COP30 dalam Memperkuat Ketahanan Pangan

Peran pertemuan internasional seperti COP30 sangat penting dalam membuka peluang bagi Indonesia untuk mengakses teknologi dan kerja sama yang diperlukan guna mempercepat perubahan sektor pertanian menghadapi perubahan iklim, selain itu juga berperan dalam mendorong pendanaan iklim dan kerja sama antar negara.

Tanpa tindakan-tindakan ini, gangguan iklim akan semakin memengaruhi produksi dan menyebabkan fluktuasi harga, yang akhirnya mengancam stabilitas ekonomi nasional.

Pada pertemuan tahun ini, Menteri Lingkungan Hidup Indonesia Hanif Faisol Nurofiq mengajak persatuan ASEAN dalam membangun pasar karbon regional yang transparan dan memiliki integritas tinggi serta mempercepat tindakan iklim bersama.

Selain itu, Indonesia dilaporkan telah mencatatkan transaksi kredit karbon dengan nilai perdagangan hampir Rp7 triliun, mencakup 13,5 juta ton CO₂ dari proyek berbasis teknologi dan beberapa inisiatif pembangkit listrik.

ADVERTISEMENT

Bagi Indonesia, momen ini menunjukkan bahwa COP30 bukan sekadar ajang diplomasi, melainkan kesempatan strategis untuk memperkuat posisi negara dalam perundingan pendanaan hijau, adaptasi iklim, serta pembangunan beremisi rendah, sekaligus mendorong ketahanan pangan di dalam negeri.

Dengan meningkatnya ancaman cuaca ekstrem, kebutuhan pendanaan untuk infrastruktur pertanian dan teknologi pengurangan risiko iklim semakin mendesak. COP30 juga memberikan ruang bagi Indonesia untuk memanfaatkan transisi energi dan inovasi pertanian sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Kesadaran Perubahan Iklim untuk Kelangsungan Hidup

Sebagai penutup, perubahan iklim telah terbukti berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Perubahan iklim bukan lagi isu yang hanya dibahas di meja negosiasi internasional, tetapi sudah menyentuh setiap sudut kehidupan rumah tangga dan memengaruhi kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim serta dampaknya terhadap kehidupan mereka menjadi sangat penting. Pemerintah harus menangani isu ini dengan lebih serius, mengingat cuaca yang semakin ekstrem dan kenaikan harga yang terus-menerus membutuhkan respons kebijakan yang cepat dan tegas.

Meskipun forum internasional seperti COP30 memberikan arahan dan komitmen, yang benar-benar menentukan adalah bagaimana implementasi dilakukan di dalam negeri dan sejauh mana pemerintah mampu mewujudkan komitmen tersebut dalam tindakan nyata yang melindungi kesejahteraan rakyat.

Tags: iklimKeberlanjutanklimatologiPemanasan globalPerubahan Iklim
Berita Sebelumnya

Turis Asing Melonjak, Investor Saham Tertarik Emiten Pariwisata

Berita Berikutnya

7 Manfaat Kesehatan Blackberry

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Kuswardi Ratman merupakan praktisi media digital dan pengelola portal berita yang aktif dalam pengembangan konten informatif, SEO berita, serta sistem newsroom berbasis WordPress. Berfokus pada penguatan kualitas publikasi digital, ia memiliki minat pada pengelolaan media online, strategi distribusi berita, dan optimalisasi konten untuk platform pencarian serta Google Discover. Dengan pengalaman di dunia publikasi digital, terus mendorong penyajian informasi yang cepat, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Berita Terkait

edit post
Strategi marketing Yakult

Strategi Marketing Yakult: Rahasia Sukses Brand Probiotik yang Bertahan Puluhan Tahun

15/04/2026
edit post
Daftar 5 raksasa

Daftar 5 Raksasa Kurir Indonesia 2025–2026: Siapa Penguasa Pasar Logistik Nasional?

13/04/2026
edit post
Daftar lengkap

Dikira Brand Luar Negeri! Ini Deretan Merek Ternama yang Ternyata Asli Indonesia dan Kepanjangan Namanya Bikin Kaget

13/04/2026
edit post
Jaringan bisnis rumah makan Padang

Jaringan Bisnis Rumah Makan Padang di Indonesia: Mengungkap 3 Kelompok Besar yang Menguasai Kuliner Nusantara

08/04/2026
edit post
Kisah sukses Roti’O

Kisah Sukses Roti’O: Dari Gerai Kecil di Stasiun hingga Jadi Raja Roti Kopi di Indonesia

07/04/2026
edit post
Mengungkap arti kode SPBU

Mengungkap Arti Kode SPBU di Indonesia: Ini Perbedaan SPBU Pertamina dan Swasta yang Wajib Diketahui

03/04/2026
Berita Berikutnya
edit post
7 Manfaat Kesehatan Blackberry

7 Manfaat Kesehatan Blackberry

edit post
OJK Selesaikan Aturan ETF Emas, Siap Rilis Akhir Tahun

OJK Selesaikan Aturan ETF Emas, Siap Rilis Akhir Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
edit post
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
edit post
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
edit post
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
edit post
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
edit post
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
edit post
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
edit post
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
edit post
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
edit post
jamaah haji

Puluhan Tahun Menanti, Akhirnya Ratusan Calon Jama’ah Haji Ciamis Diterbangkan

02/05/2026
edit post
Binokasih

Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

02/05/2026
edit post
Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

01/05/2026
edit post
Persib Bandung

Persib Bandung Bangkit Dramatis, Tundukkan Bhayangkara FC 4-2 dan Rebut Lagi Puncak Klasemen

01/05/2026

BERITA TERBARU

edit post
jamaah haji

Puluhan Tahun Menanti, Akhirnya Ratusan Calon Jama’ah Haji Ciamis Diterbangkan

02/05/2026
edit post
Binokasih

Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

02/05/2026
edit post
Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

Momentum May Day 2026 di Ciamis, FARMACI Tekankan Solidaritas Buruh dan Kesadaran Sosial Generasi Muda

01/05/2026
edit post
Persib Bandung

Persib Bandung Bangkit Dramatis, Tundukkan Bhayangkara FC 4-2 dan Rebut Lagi Puncak Klasemen

01/05/2026

BERITA TERPOPULER

  • edit post
    data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service